Beranda / Nasional / Warga Desak Lurah Butung: Adanya Tumpukan Sampah Yang Menyumbat Selokan Hingga air Tidak Mengalir

Warga Desak Lurah Butung: Adanya Tumpukan Sampah Yang Menyumbat Selokan Hingga air Tidak Mengalir

MAKASSAR—GARUDA—SEWASANA. Tumpukan sampah yang menyumbat selokan hingga air tidak mengalir menjadi keluhan utama warga di berbagai daerah, terutama saat memasuki musim hujan atau setelah kemarau panjang

Berikut adalah rangkuman mengenai kondisi riil di lapangan, dampak buruk yang dirasakan warga, serta solusi penanganannya:

Kondisi Keluhan Warga di

Warga dan tokoh masyarakat di sekitar kanal, seperti di wilayah Pasar Terong, mengeluhkan tumpukan plastik dan limbah rumah tangga yang membuat air nyaris tidak bergerak dan menimbulkan bau busuk menyengat

Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, tumpukan botol plastik dan sisa makanan membuat selokan tersumbat total hingga kerap memicu banjir yang mengganggu aktivitas usaha warga

Warga di wilayah Koja dan Ancol mengeluhkan selokan yang beralih fungsi menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar. Selain mampet, air berubah hitam pekat dan mengeluarkan bau limbah yang mengganggu pernapasan.

Dampak Fatal Selokan yang Tersumbat Sampah

Bencana Banjir Permukiman: Saluran air kehilangan kapasitas tampung, sehingga air langsung meluap ke jalanan dan rumah warga begitu hujan deras melanda.

Sarang Penyakit:
Air yang menggenang dan kotor menjadi tempat berkembang biaknya lalat, tikus, dan nyamuk pemicu penyakit DBD, malaria, diare, hingga leptospirosis.

Pencemaran Lingkungan & Bau Busuk: Pembusukan sampah organik di dalam selokan menghasilkan aroma menyengat yang merusak kenyamanan dan menurunkan nilai estetika lingkungan.

Pimpinan kelurahan Butung tidak mengedukasi kepada RT RW nya Arahan Walikota dan wakil walikota Makassar untuk Pemilahan Sampah, Rendahnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya menjadi akar masalah. Sektor rumah tangga harus mulai memilah sampah dan berhenti membuang limbah langsung ke saluran air.

Warga menilai kepada pemerintah setempat tidak memperhatikan lingkungan wilayah masing-masing adanya sampah bertumpuk,saya melaporkan langsung kondisi selokan yang parah melalui aplikasi pengaduan di pemerintah atau langsung berkoordinasi dengan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bantuan armada untuk pengangkutan sampah sampah yang ada di selokan tersebut.” Ucap Warga

LAPORAN :  IRWAN

EDITOR : KABIRO MAKASSAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *